Rabu, 30 April 2014

Paragraf Generalisasi, Analogi dan Sebab – Akibat

Paragraf Generalisasi adalah paragraf yang isinya menarik kesimpulan berdasarkan data yang sesuai dengan fakta.
Paragraf generalisasi ini merupakan salah satu dari paragraf induktif dimana paragraf induktif ini disusun mengikuti pola penalaran induktif. Paragraf ini disusun dengan cara menguraikan beberapa kalimat penjelas yang berisi fakta, bukti, contoh, atau ilustrasi sebagai data empiris yang bersifat khusus pada awal paragraf dan diakhiri dengan kalimat utama sebagai kesimpulan yang bersifat khusus. Paragraf generalisasi ini disusun dengan cara menyajikan beberapa kalimat penjelas sebagai alasan bersifat khusus untuk diambil sebuah kesimpulan bersifat umum pada akhir paragraf sebagai kalimat utama.

Contoh kalimat:

“Direktur Utama PT.KOMPUTER JAYA Mustafa Abubakar memperkirakan bahwa kekurangan komponen IC di sejumlah daerah tidak akan mengganggu stok komponen IC nasional. Bahkan, rencana impor 2007 akan diundur untuk 2008 karena produksi komponen IC dalam negeri dalam beberapa bulan mendatang mencukupi. Mustafa menjelaskan bahwa stok komponen IC per Juli 2012 sebanyak 1,63 juta komponen cukup untuk kebutuhan mahasiswa selama 7 bulan. Rencana pengadaan 1,8 juta komponen tahun ini sudah terpenuhi 1,53 juta komponen dari pembuatan pabrik. Impor komponen IC 2012 diperkirakan hanya 1,3 juta komponen, lebih sedikit 200.000 komponen dari rencana impor tahun 2012. Dengan demikian, cadangan komponen nasional masih dapat mencukupi kebutuhan mahasiswa dan tidak perlu dikhawatirkan sampai akhir 2012 “

Paragraf Analogi adalah penalaran dengan cara membandingkan dua hal yang banyak menandung persamaan. Dengan kesamaan tersebut dapatlah ditarik kesimpulannya. Paragraf analogi ini merupakan bagian paragraf induktif.

Contoh Kalimat :

“Perubahan alam semesta yang mengembang dapat dijelaskan dan disimpulkan dari apa yang terjadi pada komputer yang tersambung ke WIFI. Sebelumnya, komputer itu di koneksikan. Ketika komputer terkoneksi, jaringan pada pada komputer tersebut akan berubah. Semakin banyak jaringan yang kita dapat maka akan semakin cepat prosses internet yang kita sedang jalankan.”

Paragraf Sebab Akibat adalah paragraf yang pernyataan menjadi sebab didahulukan kemudian diikuti akibat yang ditimbulkannya. Paragraf sebab akibat ini dikembangakn dengan proses berfikir kausatif. Proses berfikir ini menyatakan bahwa suatu sebab akan emnimbulkan akibat. Sebab menjadi ide pokok dan akibat menjadi ide penjelas. Hubungan sebab akibat ini dapat dibagi menjadi beberapa macam, yaitu: satu sebab menimbulkan satu akibat, satu sebab menimbulkan banyak akibat, serta sebab akibat berantai.

Contoh Kalimat :


“Komputer / laptop tidak dapat dipisahkan dari manusia,karena barang tersebut sangat membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan,namun manusia jadi sangat tergantung dengan komputer / laptop.”

Tulisan Ilmiah Masa Kini

Coba anda berikan contoh tulisan ilmiah populer, dengan topik persitiwa-peristiwa yang terjadi saat ini ! (Uploadlah menjadi Tugas 3)
Pemecatan Blanco Dinilai Bersifat Politis
JAKARTA, KOMPAS – Pemecatan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih tim nasional sepak bola Indonesia diniilai bersifat politis, bukan dilakukan demi peningkatan prestasi. Pemecatan itu dinilai terkait dengan tarik-menarik kepentingan di antara pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.
Pendapat tersebut disampaikan sejumlah perwakilan supporter tim nasional (timnas) saat dihubungi Kompas secara terpisah dari Jakarta, Senin (29/4). Menurut Adi Kurniawan, salah seorang pendukung timnas, pergantian pelatih timnas dari Blanco ke Jacksen F Thiago merupakan imbas dari persaingan di internal PSSI. Ia menyebutkan, pemberhentian Blanco terkait erat dengan pergantian Ketua Badan Tim Nasional (BTN) dari Isran Noor ke La Nyalla Mattalitti. “Pergantian ini imbas politik di tubuh PSSI. Jadi, lebih banyak sisi politisnya daripada pertimbangan keolahragaan,” ujarnya.
Soal sosok Jacksen, Adi menilai, ia pelatih yang mumpuni karena berhasil membawa klub yang dilatihnya meraih prestasi. “Jacksen memang pelatih bagus. Namun, proses perekrutan dia sebagai pelatih itu penuh nuansa politis,” ujarnya. Pendapat senada disampaikan Panji Kartiko, juga pendukung timnas. Menurut Panji, proses pergantian pelatih yang tiba-tiba itu menunjukkan ada motif politis di balik keputusan tersebut. “Sebelum mengganti pelatih, pengurus BTN seharusnya melihat dan menganalisis kontrak Blanco. Apakah ada perjanjian yang mengikat, dan kalau dilanggar, sanksinya apa,” katanya.
Gelar dialog
Seperti diketahui, pada 18 April, Ketua BTN La Nyalla mengumumkan penunjukan Jacksen sebagai pelatih tim nasional menggantikan Blanco. Namun, Blanco memprotes keputusan itu dan menunjuk pengacara, yakni Elza Syarief, untuk memperjuangkan agar dirinya bisa kembali melatih tim nasional senior.
Panji menyatakan, untuk menyelesaikan perselisihan dengan Blanco, PSSI harus bersedia menggelar dialog dengan pelatih asal Argentina itu. Dialog juga harus melibatkan Kedutaan Besar Argentina di Indonesia karena kedatangan Blanco merupakan tindak lanjut pembicaraan presiden kedua Negara. “Kalau PSSI membicarakan masalah ini baik-baik, Blanco mungkin akan mengerti. Apalagi kalau dialog melibatkan Kedutaan Besar Argentina di Indonesia,” katanya. (K02)
( Di kutip dari Koran Kompas Edisi Selasa, 30 April 2013 )
Menurut saya, tulisan ilmiah diatas adalah salah satu contoh tulisan ilmiah populer karena telah memenuhi ciri-ciri yang telah dijelaskan oleh dosen saya, Bapak Edy Prihantoro, SS., MMSI dalam materi diktat Bahasa Indonesia 2. Adapun materinya adalah sebagai berikut :
Sasarannya adalah masyarakat umum/awam.
Pada tulisan diatas sasaran pembacanya tidak hanya pecinta sepak bola saja, akan tetapi kepada seluruh rakyat Indonesia, baik itu pecinta sepak bola, pemerhati politik dan sebagainya. Kata-katanya sederhana, mudah diidentifikasi dan dipahami. Kata kata yang digunakan dalam tulisan diatas adalah kata-kata sederhana yang mudah dipahami oleh pembacanya. Tidak memuat Hipotesis. Tulisan diatas tidak memuat hipotesis karena berita yang disampaikan adalah berita yang sudah pasti terlaksana. Isi dan Judul harus informatif dan mudah ditangkap maksudnya. Judul dari tulisandiatas sangat mudah ditangkap karena tidak ada kata-kata yang bermakna ganda (konotasi) pada judulnya. Hanya dengan membaca judulnya saja kita pasti sudah bisa menebak inti dari bacaan tersebut.

Analisis Saya : Sebagai pengamat dan pecinta sepak bola tanah air, saya pun menginginkan unsur-unsur politik dihilangkan dan dilenyapkan dari sepak bola. Politik ya poltik, akan tetapi jangan sampai merembet sampai kepada urusan sepak bola. Semenjak era Nurdin Halid sepak bola kita sudah runyam akan politik dan ketika Djohar Arifin Husein masuk, semakin seperti benang kusut saja sepak bola kita dengan unsure-unsru politik. Baik itu dualisme liga, kacau balaunya timnas, dan lain-lainnya. Oleh karena itu hendaknya bagi BTN, PSSI atau oknum-oknum yang terlibat didalamnya hendaknya dalam memilih pelatih timnas memperhatikan dengan teliti dan seksama agar kejadian seperti Manuel Blanco ini tidak terulang dikemudian hari. Jika sudah seperti ini, siapa yang dirugikan? Sudah pasti PSSI. BTN, timnas dan seluruh warga Negara dan masyarakat pecinta timnas di belahan nusantara pun sangat di rugikan. Bagi saya, siapapun yang melatih timnas tidak masalah, tetapi ia harus memahami tim dengan benar dan pastinya harus mencintai Negara Indonesia.

Kualitas Karya Tulis

1.Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa aspek, yaitu :
   a. Topik yang menarik
   b. Mudah dipahami oleh pembaca
   Coba Anda jelaskan kedua aspek ini ! (Upload
   menjadi tugas 2)
A.  Topic yang menarik
Pengertian topik adalah berasal dari bahasa Yunani “topoi” yang berarti tempat, dalam tulis menulis berarti pokok pembicaraan atau sesuatu yang menjadi landasan penulisan suatu artikel. Topik merupakan suatu pokok dari sebuah pembicaraan atau sesuatu yang akan menjadi landasan dalam penulisan sebuah artikel. Topik harus mampu mencakup keseluruhan isi tulisan.
Topik harus menarik harus mampu menimbulkan rasa keingintahuan pembaca, pembahasannya tidak terlalu luas juga tidak perlu sempit untuk dikembangkan. Topik yang menarik dan unik pastinya tentu akan menarik orang untuk membaca. Topik yang menarik merupakan aspek yang penting dalam menulis karya ilmiah. Dan topik yang menarik dapat menunjukkan kualitas dalam karya ilmiah. Oleh karena itu ketika kita hendak menulis suatu karya ilmiah, hendaknya kita memikirkan topik yang menarik dan membuat orang tertarik dengan topik yang kita buat.
B. Mudah dipahami oleh pembaca
Karya tulis yang dibuat mudah dipahami oleh pembaca, artinya karya tulis yang kita buat
dapat tersampaikan dengan baik kepada para pembaca, maksud dan isi inti dari karya tulis
yang dibuat dapat dengan mudah dimengerti oleh pambaca. Mudah dipahami atau tidaknya sebuah karya tulis ditentukan oleh Bahasa yang kita gunakan dalam menulis karya tulis tersebut. Bahasa yang digunakan dalam menulis karya tulis sangatlah berperan pada pemahaman para pembaca, semakin baku bahasa yang kita gunakan maka akan semakin sulit para pembaca mengerti karya tulis kita,  maka gunakanlah bahasa yang  tidak terlalu baku untuk membuat karya tulis, namun hindari juga pemakaian bahasa yang kurang sopan pada pembuatan karya tulis, seperti bahasa sehari-hari atau biasa kita sebut  dengan bahasa gaul.

Mudah dipahami oleh pembaca = Topik yang baik ialah yang tidak terlalu panjang, tidak terlalu baku akan tetapi mudah di pahami oleh pembaca. Untuk apa topik panjang ataupun bahasanya baku tetapi pembaca tidak dapat mengerti dan memahami. Lebih baik topik yang pendek, singat, padat, jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. Mudah dipahami oleh pembaca merupakan nilai plus bagi penulis, karena tujuan ia (penulis) membuat karya tulis untuk dipahami oleh pembaca sudah terjawab. Oleh sebab itu hendaknya dalam membuat karya tulis kita tak hanya mementingkan kondisi sendiri, tetapi kita pun harus memperhatikan kondisi pembaca agar sang pembaca pun senang dan memahami dengan apa yang kita tulis (buat). Mudah dipahami merupakan aspek yang mentukan kualitas karya tulis.

Selasa, 29 April 2014

Konsep Dasar Sistem

Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu. Sistem bisa berupa abstraksi atau fisis (Gordon B. Davis, 2002). Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan-gagasan atau konsepsi yang saling tergantung. Sedangkan sistem yang bersifat fisis adalah serangkaian unsur yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan (Tata Sutabri, 2004).

Dari definisi di atas maka dapat diketahui manfaat sistem yaitu untuk menyatukan atau mengintegrasikan semua unsur yang ada dalam suatu ruang lingkup, dimana komponen-komponen tersebut tidak dapat berdiri sendiri. Komponen atau sub sistem harus saling berintegrasi dan saling berhubungan untuk membentuk satu kesatuan sehingga sasaran dan tujuan dari sistem tersebut dapat tercapai. Pendekatan sistem yang merupakan kumpulan dari komponen atau elemen-elemen merupakan definisi yang lebih luas dibandingkan dengan pendekatan sistem yang prosedural.
Definisi lain dari sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama atau sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi (Hanif Al Fata, 2007).


Konsep Dasar Serta Pengertian Data dan Informasi

Data dalah kumpulan fakta yang tidak teroganisir. Pengolahan data akan mengubah data mentah menjadi informasi (Nurwono, 1994). Informasi adalah hasil pengolahan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem menjadi bentuk yang mudah dipahami oleh penerimanya dan informasi ini menggambarkan kejadian-kejadian nyata untuk menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada, sehingga dapat digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Sumber informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata (Tata Sutabri, 2004).
Kualitas dari suatu informasi tergantung dari 3 (tiga) hal yaitu :
1.      Akurat (accurate)
Informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak boleh menyesatkan. Akurat juga berarti bahwa informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.
2.      Tepat waktu (timelines)
Informasi yang sampai pada penerima tidak boleh tertunda. Informasi yang sudah usang nilainya akan berkurang. Karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan suatu keputusan.
3.      Relevan (relevance)
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk penggunanya. Relevansi informasi untuk setiap orang, satu dan lainnya pasti berbeda.

Transformasi Data Menjadi Informasi

Data hanyalah sekumpulan fakta. Namun fakta-fakta tersebut bisa memberikan suatu informasi penting setelah diolah oleh proses-proses pengolahan, analisis, dan sintesis. Pada sistem terkomputerisasi proses penyimpanan data, proses pengolahan, analisis, dan sintesis dan proses penampilan informasi bisa dilakukan oleh komputer.

Contoh data adalah: kumpulan data produk kerajinan, nota-nota transaksi perusahaan, dan sebagainya. Data tersebut akan diolah menjadi suatu informasi. Contoh Informasi adalah: Nilai rata-rata mahasiswa untuk matakuliah tertentu (diperoleh dari penjumlahan seluruh data nilai suatu matakuliah dibagi dengan jumlah mahasiswa). Contoh yang lain adalah: laporan pendapatan perusahaan (diperoleh dari analisa nota-nota transaksi perusahaan).

Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Tata Sutabri, 2004).
Manfaat adanya sistem informasi dalam suatu instansi yaitu:
1.      Menyajikan informasi guna mendukung pengambilan suatu keputusan.
2.      Menyajikan informasi guna mendukung operasi harian.
3.      Menyajikan informasi yang berkenaan dengan kepengurusan.

Beberapa komponen sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai :
1.      Perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai mesin.
2.  Manusia (people) dan prosedur (procedures) yang merupakan manusia dan tata cara menggunakan mesin.

3.      Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data.

Pengertian Bahasa Pemrograman C

Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide pada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan bahasa yang disebut dengan B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C yang ditulis oleh Dennis Ritchie sekitar tahun 1970-an di Bell Telephone Laboratories Inc. (sekarang adalah AT&T Bell Laboratories). Bahasa C pertama kali digunakan pada komputer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang menggunakan sistem operasi UNIX.

Standar bahasa C yang asli adalah standar dari UNIX. Sistem operasi, kompiler C dan seluruh program aplikasi UNIX yang esensial ditulis dalam bahasa C. Kepopuleran bahasa C membuat versi-versi dari bahasa ini banyak dibuat untuk komputer mikro. Untuk membuat versi-versi tersebut menjadi standar, ANSI (American National Standard Institutes) membentuk suatu komite (ANSI Committee X3J11) pada tahun 1983 yang kemudian menetapkan standar ANSI untuk bahasa C. Standar ANSI ini didasarkan kepada standar UNIX yang diperluas.

Bahasa C mempunyai kemampuan lebih dibanding dengan bahasa pemrograman yang lain. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang bersifat portabel, yaitu suatu program yang dibuat dengan bahasa C pada suatu komputer akan dapat dijalankan pada komputer lain dengan sedikit (atau tanpa) ada perubahan yang berarti.

Bahasa C merupakan bahasa yang biasa digunakan untuk keperluan pemrograman sistem, antara lain untuk membuat:

1. Assembler
2. Interpreter
3. Compiler
4. Sistem Operasi
5. Program bantu (utility)
6. Editor
7. Paket program aplikasi

Beberapa program paket yang beredar seperti dBase dibuat dengan menggunakan bahasa C, bahkan sistem operasi UNIX juga dibuat dengan menggunakan bahasa C. Bahasa C sesungguhnya merupakan bahasa pemrograman yang serbaguna dan pemakaiannya tidak terbatas untuk pemrograman sistem, namun juga dapat digunakan untuk aplikasi bisnis, matematis maupun games, bahkan untuk aplikasi kecerdasan buatan.

Dalam beberapa literatur, bahasa C digolongkan sebagai bahasa tingkat menengah (medium level language). Penggolongan ini bukan berarti bahasa C kurang ampuh atau lebih sulit dibandingkan dengan bahasa tingkat tinggi (high level language - seperti Pascal, Basic, Fortran, Java, dan lain-lain), namun untuk menegaskan bahwa bahasa C bukanlah bahasa yang berorientasi pada pada mesin yang merupakan ciri dari bahasa tingkat rendah (low level language), yaitu bahasa mesin dan assembly.

Pada kenyataannya, bahasa C mengkombinasikan elemen dalam bahasa tingkat tinggi dan bahasa tingkat rendah, yaitu kemudahan dalam membuat program yang ditawarkan pada bahasa tingkat tinggi dan kecepatan eksekusi dari bahasa tingkat rendah.



Kerangka Dasar Bahasa Pemrograman C

 Bahasa pemrograman C sama seperti bahasa pemrograman lainnya yang memiliki kerangka dasar. Kerangka Dasar Bahasa C adalah sebagai berikut :
       
1.      Fungsi main().
Fungsi main merupakan fungsi utama yang wajib ada pada saat kita membuat program dengan bahasa C. Dalam sebuah project hanya boleh ada 1 buah fungsi main() saja. Namun dalam bahasa C, tidak membatasi hanya boleh 1 fungsi saja, melainkan kita juga diperbolehkan untuk membuat fungsi-fungsi lain selain fungsi main() yang bisa mempermudah kita dalam membuat sebuah program.

2.      Deklarasi variabel
Pendeklarasian variabel ini dilakukan untuk mendaftarkan variabel apa saja yang akan kita gunakan dalam program yang kita buat. Pendeklarasian variabel ini biasanya sekaligus dengan mencantumkan tipe data dari variabel tersebut.

3.      Perintah (statement)
Perintah merupakan deretan program yang kita buat dalam sebuah project.
      
4.      Akses library
Digunakan untuk mengakses library apa saja yang kita perlukan dalam pembuatan sebuah program.
      
5.      Komentar
Komentar merupakan sebuah kalimat yang biasanya dicantumkan oleh seorang programer sebagai sebuah catatan kecil yang mana komentar ini tidak akan ikut di compile atau diproses.



Kelebihan dan Kekurangan Bahasa Pemrograman C



Bahasa C mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan bahasa pemrograman yang lain, yaitu:

KELEBIHAN

1. C mempunyai operator yang lengkap untuk memanipulasi data.
2. Berbagai struktur data dan pengendalian proses disediakan dalam C, sehingga memungkinkan dibuat program yang terstruktur, bahkan program yang berorientasi pada objek (OOP = Object Orientied Programming).
3. Dibanding dengan bahasa mesin atau rakitan (assembly), C jauh lebih mudah dipahami dan pemrogram tidak perlu tahu detail mesin komputer yang digunakan sehingga tidak menyita waktu dalam menyelesaikan masalah ke dalam bentuk program. C merupakan bahasa yang berorientasi pada permasalahan (objek), dan bukan berorientasi pada mesin.
4. Kecepatan eksekusi C mendekati kecepatan eksekusi program yang dibuat dengan bahasa tingkat rendah, namum kemudahan dalam memprogram setara dengan bahasa tingkat tinggi.
5. C memungkinkan memanipulasi data dalam bentuk bit maupun byte secara efisien. Disamping itu juga memungkinkan untuk melakukan manipulasi alamat dari suatu data yang dalam C dinamakan pointer.


KEKURANGAN

Adapun kelemahan --atau lebih tepatnya kesulitan bahasa pemrograman C terutama yang dirasakan oleh pemrogram pemula diantaranya adalah:
1. Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai, yang jika belum familiar akan menimbulkan masalah.
2. Para pemrogram C tingkat pemula umumnya belum pernah mengenal pointer dan tidak terbiasa menggunakannya, padahal keampuhan bahasa C justru terletak pada pointer.

Senin, 28 April 2014

Sekilas Tentang SQL Server

MS SQL Server adalah salah satu produk Relational Database Management System (RDBMS) populer saat ini. Fungsi utamanya adalah sebagai database server yang mengatur semua proses penyimpanan data dan transaksi suatu aplikasi.
Dalam DBMS seperti MS SQL Server biasanya tersedia paket bahasa yang digunakan untuk mengorganisasi basis data yang ada, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML).
Data Definition Language (DDL)
Data Definition Language (DDL) adalah satu paket bahasa DBMS yang berguna untuk melakukan spesifikasi terhadap skema basis data. Hasil kompilasi dari DDL adalah satu set tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut Data Directory/Dictionary. Secara umum perintah perintah dalam DDL berhubungan dengan operasi-operasi dasar seperti membuat basis data baru, menghapus basis data, membuat tabel baru, menghapus tabel, membuat indeks, mengubah struktur tabel. Contoh perintah DDL misalnya, Create Table, Create Index, Alter, dan Drop Database
Data Manipulation Language
Data Manipulation Language (DML) adalah satu paket DBMS yang memperbolehkan pemakai untuk mengakses atau memanipulasi data sebagaimana yang telah diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang tepat. Dengan DML dapat dilakukan kegiatan :
ƒ Mengambil informasi yang tersimpan dalam basis data.
ƒ Menyisipkan informasi baru dalam basis data.
ƒ Menghapus informasi dari tabel.
Terdapat dua tipe DML yaitu prosedural dan non prosedural.
Prosedural DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya, sedang non prosedural DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa tahu bagaimana cara mendapatkannya.
SQL merupakan kependekan dari Structured Query Language (Bahasa Query Terstruktur). SQL lebih dekat dengan DML dari pada DDL. Namun tidak berarti SQL tidak menyediakan perintah DDL. SQL lebih menekankan pada aspek pencarian dari dalam tabel. Aspek pencarian ini sedemikian penting karena di sinilah sebenarnya inti dari segala upaya kita melakukan pengelolaan data. Data dalam basis data diorganisasi sedemikian rupa dengan tujuan untuk memudahkan pencarian di kemudian hari.
Sebagai sebuah bahasa, SQL telah distandarisasi dan mengalami beberapa perubahan atau penyempurnaan. SQL muncul pertama kali pada tahun 1970 dengan nama Sequel (nama yang masih sering digunakan hingga saat ini). Standarisasi yang pertama dibuat pada tahun 1986 oleh ANSI (American National Standards Institute) dan ISO (International Standard Organization), yang disebut SQL-86. Pada tahun 1989 SQL-86 diperbaharui menjadi SQL-89. Standar terakhir yang dibuat adalah SQL-92.
Pernyataan-pernyataan SQL digunakan untuk melakukan beberapa tugas seperti : update data pada basis data, atau menampilkan data dari basis data. Beberapa software RDBMS yang dapat menggunakan SQL, seperti : Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, MySQL, Microsoft Access, Ingres, dsb.

Setiap software basis data mempunyai mungkin bahasa perintah / sintaks yang berbeda, namun pada prinsipnya mempunyai arti dan fungsi yang sama.

Artikel Java Programming

Java adalah sebuah bahasa pemrograman komputer kompilasi bytecode yang tidak bergantung pada sistem operasi atau platform dan termasuk berbasis pada object oriented programming.
Sejarah singkat Java
  • Java diciptakan setelah C++ oleh Sun microsystems.
  • Proyek Java dimulai tahun 1991 oleh sejumlah insinyur pada perusahaan Sun Microsystem Inc, dengan ide menggunakan bahasa komputer yang tidak mengacu pada sebuah arsitektur. Proyek ini diberi kode sandi Green.
  • Tahun 1992, proyek Green meluncurkan produk pertama ' *7 '.
  • Tahun 1993 dan separuh th 1994, berganti nama First Person, tetapi bubar.
  • Tahun 1995, dibuatlah browser yang mampu menerjemahkan kodebyte tingkat menengah. Dan bahasa Java mulai digunakan secara luas.
Beberapa sifat-sifat / Karakteristik bahasa Java antara lain :
  • Platform Independence. Dapat dipindah-pindahkan di antara bermacam-macam platform dan SO. Begitu pula sourcecode-nya.
  • Program yang dihasilkan dalam bahasa Java dapat berupa applet (aplikasi kecil yang jalan di atas web browser).
  • Berupa aplikasi mandiri yang dijalankan dengan program Java Interpreter.
  • Setiap program yang ditulis dalam bahasa Java, hasil kompilasinya berupa bytecode, yaitu sekumpulan instruksi yang terlihat seperti kode mesin, tetapi tidak spesifik untuk satu jenis prosessor tertentu.
  • Berbasis Object Oriented Programming.
  • Dan masih banyak lagi.
Keunggulan Java :
  • Sederhana
  • Berorientasi Object
  • Terdistribusi
  • Kuat / Robust = mengurangi bug / error
  • Aman = memungkinkan bebas virus
  • Netral Arsitektur = mudah diterjemahkan
  • Portable
  • Interpreter = diakses komputer yang memiliki interpreter.
  • Kinerja tinggi
  • Multithreaded = melakukan lebih dari satu pekerjaan.
  • Dinamis = mudah diadaptasikan untuk lingkungan yang akan berkembang.
Java dengan bahasa yang lain :
  • Java tidak sama dengan Javascript, salah satu contoh perbedaannya adalah javascript hanya terbatas pada fungsi browser, sedang Java mirip syntax dengan C++. Tetapi syntax Java tidak memerlukan header file, pointer arithmatic, struktur, union, operator overlading, class virtual dan lain-lain. Perancang tidak memperbaiki beberapa kelemahan pada C++, seperti switch statemen. Jika kita mengenal C++ dengan baik, akan lebih memudahkan berpindah ke syntax Java.
  • Jika kita menguasai Visual Basic, kita tidak berpendapat bahwa Java sederhana. Akan ada banyak syntax asing. Yang menarik di Visual Basic adalah lingkungan perancangan visual yang harus diprogram secara manual di Java.
Arsitektur Java
Arsitektur Java adalah kombinasi dari 4 komponen yaitu :
  • Java Programming Language
  • Java Class file Format
  • Java Application Programming Interface (APIs)
  • Java Virtual Machine (JVM)
Java Virtual Machine (JVM)
  • JVM adalah mesin computing abstrak yang menerjemahkan kompiler program Java/jembatan antara program dan keunikan platform.
  • JVM menyembunyikan kompleksitas platform dari program yang kita buat dan merupakan jantung program.
  • Secara sekilas lapisan tambahan tersebut menyebabkan aplikasi berjalan lambat dibanding aplikasi platform. Namun sekarang telah dikenal Just In Time (JIT) compiler. JIT ini membaca program java, dan segera melakukan kompilasi terhadap program java tersebut menjadi program spesifik platform. Contoh JVM pada web browser, begitu web browser misal Netscape menerima applet, ia akan mengkompilenya dengan JT (optimasi JIT dilakukan oleh para vendor).
Format File Class Java
  • JVM tidak dapat langsung menerjemahkan ke Java Programming language atau API sekalipun.
  • Dalam Java, misalkan kita mengetik kode dengan text editor favorit, kemudian menyimpannya sebagai file dengan ekstensi Java. Lalu Java kompiler kita mengkompilasi kode tersebut menjadi Java Bytecode, tersimpan dalam ekstensi Calass. Java bytecode tersebut akan ditangani untuk dieksekusi oleh JVM yang saat ini ada dua modus dengan atau tanpa JIT.               
Java Programming Language (Bahasa aplikasi program Java)
Bahasa Program ini lebih mengacu pada core java programming. Diantaranya termasuk :
  • Method, Interface and class design, Threading, Even Handling, Perfomance and memory management, Controlling Access to Resources.
  • Aplication Programming Interface's (API's)
Beberapa Edisi program Aplikasi (API - Aplication Programming Interface)
  • J2SE - Java 2 Standard Edition - Platform ini berisikan paket Java standar dan GUI dalam Standard Edition mencakup :
    1. Swing Components (paket komponen aplikasi java dalam
        direktori JTree C : /
    2. J2sdkee 1.2.1 = java 2 SDK software platform.
    3. JavaStuff
    4. Jdk_1.3 = Java Development Kit, JRE termasuk di dalamnya.
    5. Jsse 1.0.1
    6. Data transfer API
    7. Printing API
    8. JDBC
    9. JNI (Java and nonjava code interface), dll
  • J2EE - Java 2 Enterprise Edition - Paket ini berisikan develop aplikasi berbasis web.
  • J2ME - Java 2 Micro Edition - Untuk produk konsumer lingkungan teknologi mobile.
     
PEMROGRAMAN BERBASIS OBJEK (OOP)
Java adalah bahasa yang termasuk dalam pemrograman berorientasi object. Berbandingan anologi aliran dan interaksi antar object antara Structured Procedural Programming (Basic, Pascal, C etc).
Ide tentang Object Oriented
Object mempresentasikan entitas pada dunia nyata. Dalam membuat mobil kita dimulai dari memecah-mecah kompleksitas sistem mobil ke dalam bagian kecil, seperti roda, kemudi, dan sebagainya.
Pada masing-masing bagian kecil itu kita definisikan field-field, seperti warna atau daya cengkeram. Selain itu, kita definisikan apa saja yang bisa dilakukan terhadap bagian-bagian itu. Perintah-perintah yang bisa diterima itu disebut method.
Antarmuka dalam interaksi antar obyek tersebut adalah method-method yang dimiliki object. Objek-objek itu berinteraksi dengan saling memanggil method dari suatu objek, atau sering disebut message passing.
Tiga Pilar OOP :
  • Encapsulation
    Terdiri dari method-method dalam Class, tahapnya meliputi Constructor dan Destructor.
  • Inheritance (Pewarisan Sifat)
    Dengan inheritance, pengembang software dapat bekerja lebih efesien dan lebih cepat. Berkat inheritance, dapat digunakan definisi class yang sudah pernah dibuat sebelumnya untuk membuat class-class lain yang menyerupai class tersebut.
  • Polymorphism
    Polymorphism didefiniskan sebagai kemampuan beberapa objek bertipe sama, bereaksi secara berbeda terhadap message yang sama.
Object dan Class
Class adalah template untuk obyek-obyek yang memiliki sifat yang sama. Dalam menulis program yang berorientasi objek yang sebenarnya melainkan class dari objek tersebut.
Instance adalah kata lain dari objek. Dalam bahasa OOP kita harus terlebih dahulu membuat instance dari class tersebut. Jika Class adalah representasi generik dari objek, instance adalah representasi konkritnya.
Bahasa Java telah menyediakan Class Library, yaitu kumpulan class-class yang telah siap digunakan untuk membuat program-program baru. Class Library telah menyediakan class-class dasar seperti fungsi matematika, array string dan sebagainya hingga ke class untuk graphic, networking dan terutama internetworking (berbasis protokol TCP/IP).
Tujuan & Keuntungan dari Analis Berorientasi Obyek :
  • Lebih memahami inti permasalahan.
  • Dalam mengorganisasi analis dan spesifikasi dengan metode yang digunakan cara berpikir manusia.
  • Mengurangi jarak antara aktivitas analis yang berbeda dengan membuat atribut dan metode menjadi menjadi satu kesatuan.
  • Pewarisan dapat dilakukan dengan memberikan identifikasi sesuatu yang umum pada atribut dan metode.
  • Menjaga stabilitas atas perubahan kebutuhan pada system yang sama.
  • Hasil analisis dapat digunakan kembali.
  • Menghasilkan penggambaran yang konsisten.